
“Kami, para dokter, sekarang telah menerima fakta
berdasarkan apa yang dialami pasien kami selama berabadabad,
bahwa penyembuhan adalah dari Allah, dan kami
hanya alat Penyembuh.” Demikian pengakuan Shahid Athar,
M.D. seorang Associate Professor Kedokteran Klinis dari
Indiana University School of Medicine, yang Arrahmah
adaptasi dari OnIslam, Rabu (29/7/2015).
Untuk mendapatkan kesimpulan di atas, Dr. Athar yang juga
Ketua Asosiasi Medis Islam Amerika Utara dan anggota
Akademi Ilmu Pengetahuan Islam (IAS) telah melakukan
berbagai penelitian terhadap pasienpasiennya.
“Kami memberikan obat yang sama untuk dua pasien yang
berbeda dengan jenis yang sama dari masalah medis atau
melakukan operasi yang sama pada dua pasien dinyatakan
dengan risiko yang sama. Hasilnya, pasien yang satu
bertahan dan yang lain tidak. Hal ini tidak sesederhana akibat
faktor keberuntungan,” ujarnya.