ANDA DAPAT MENGAKSES WEBSITE RESMI MTSN 1 DI www.mtsn1-jakarta.sch.id

CARI ARTIKEL

Minggu, 13 Desember 2015

( FAKTA ) 16 sebab daging bagi di haramkan untuk dimakan

Penting untuk kita fahami artikel fakta yang mengenengahkan 16 sebab kenapa babi tidak boleh dimakan ini.
(Fakta) 16 Sebab Kenapa Babi Tidak Boleh Dimakan
Sepatutnya kita sebagai umat Islam mahupun sesiapa sahaja yang ingin menjaga kesihatan seharusnya mengelakkan dari memakan daging babi selain hukum memakannya yang haram. Berikut adalah sebab-sebabnya: 

Minggu, 06 Desember 2015

Perempuan Yang Dicintai Suamiku, Sebuah Kisah Mengharukan Penuh Hikmah

Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.
Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.

Kamu Tidak Akan Mau Lagi Makan Dengan Menggunakan Saus Jika Tau Hal ini..!!

Berbicara tentang makanan, gudang makanan Indonesia bisa dibilang selera enak -enak. Cari masakan mewah dan lezat atau santapan ada yang murah dan sederhana, namun hmmm .. masih menggoyang lidah juga tersedia. Untuk menjadi lebih lezat makanan untuk menambah rasa penambah campuran tertentu sehingga pilihan yang dipilih.
Seperti pedas atau hanya ingin menambah rasa pada makanan biasanya menggigit favorit cabai. Bahkan bagi sebagian orang, terutama pecinta makanan pedas tidak lengkap jika tidak menambahkan menu cabai setiap kali makan. Ingin pabrik sambal atau buatan sendiri memilih.

Sabtu, 05 Desember 2015

Masya Allah.INILAH 3 Fungsi Al-Qur'an untuk Penyembuhan Menurut Penelitian Profesor Kedokteran


 “Kami, para dokter, sekarang telah menerima fakta berdasarkan apa yang dialami pasien kami selama berabadabad, bahwa penyembuhan adalah dari Allah, dan kami hanya alat Penyembuh.” Demikian pengakuan Shahid Athar, M.D. seorang Associate Professor Kedokteran Klinis dari Indiana University School of Medicine, yang Arrahmah adaptasi dari OnIslam, Rabu (29/7/2015). Untuk mendapatkan kesimpulan di atas, Dr. Athar yang juga Ketua Asosiasi Medis Islam Amerika Utara dan anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Islam (IAS) telah melakukan berbagai penelitian terhadap pasien­pasiennya. “Kami memberikan obat yang sama untuk dua pasien yang berbeda dengan jenis yang sama dari masalah medis atau melakukan operasi yang sama pada dua pasien dinyatakan dengan risiko yang sama. Hasilnya, pasien yang satu bertahan dan yang lain tidak. Hal ini tidak sesederhana akibat faktor keberuntungan,” ujarnya.